Dapatkah Apple Pay mengubah cara kita bertransaksi?
Comments
T. R. Husada Β·

Dapatkah Apple Pay mengubah cara kita bertransaksi?

Apple Pay DevicesGaung peluncuran Apple Pay memang tidak sekencang peluncuran iPhone 6 dan iPhone 6 Plus maupun Apple Watch. Namun, Apple Pay adalah sesuatu yang sangat penting yang berhasil ditelurkan Apple pada acara Apple Event dini hari tadi. Bagaimana tidak, Apple mempunyai kesempatan untuk mengubah pola pembayaran dunia yang masih β€˜tradisional’ dengan menggunakan uang atau kartu kredit, dan menggantinya dengan sebuah metode yang secara harfiah semudah sebuah sentuhan jari saja.

Selama ini Apple sering disebut sebagai pihak yang terlambat mengadopsi sebuah teknologi baru. Sebut saja fitur Facetime pada iPhone 4 yang terlambat dimana mayoritas produsen smartphone saat itu sudah mengadopsi panggilan telepon melalui data 3G. Atau bentuk smartphone phablet yang sudah terlebih dulu dipopulerkan oleh Samsung melalui seri Galaxy Note mereka. Dan kali ini, NFC. Ya, Apple Pay menggunakan NFC sebagai medium sambungan pembayaran dari alat penerima pembayaran ke iPhone, atau Apple Watch Anda. Namun, apa Apple memang terlambat?

Apple menunggu dan menyempurnakan.

Apple selalu menunggu sebuah teknologi untuk melihat apakah teknologi tersebut masih relevan atau tidak ketika pertama kali teknologi tersebut diperkenalkan sampai dengan tahap Apple mengadopsinya. Banyak sekali teknologi yang datang dan pergi begitu saja. Meskipun pertama kali muncul dengan hype yang tinggi, belum tentu teknologi tersebut bertahan selama beberapa tahun.

Apple menerapkan filosofi ini ketika mereka menghentikan dukungan terhadap Adobe Flash pada semua perangkat yang mereka miliki. Apple memilih HTML5 sebagai masa depan web. Dan mereka tidak sepenuhnya salah. Meskipun Adobe Flash masih banyak digunakan, kini mayoritas website lebih memilih menggunakan HTML5 dibandingkan Adobe Flash yang mempunyai banyak celah keamanan. Kini, perkembangan Adobe Flash sangat stagnan. Bahkan Adobe menghentikan dukungan terhadap sistem operasi Linux.

Hal yang sama terjadi disini. Gaung NFC sudah terdengar sejak beberapa tahun ke belakang. Google sudah mengadopsinya dan melahirkan Google Wallet – yang kemudian dicap gagal. NFC yang mempunyai potensi besar kini hanya menjadi medium sambungan untuk perangkat aksesoris smartphone seperti lensa eksternal Sony QX10 dan QX100. Apple berkata lain. Dan dengan dukungan fitur pemindai jari pada iPhone 5s dan kedua iPhone terbaru mereka, Apple menjamin keamanan Apple Pay sehingga mereka berhasil merangkul pemain-pemain besar di dunia kartu kredit seperti American Express, MasterCard, dan Visa.

Bagaimana cara menggunakan Apple Pay?

Apple Pay Security

Apple Pay dapat digunakan pada iPhone 6 dan iPhone 6 Plus secara langsung dan Anda hanya perlu memberi verifikasi sidik jari. Namun, Apple juga memberi dukungan terhadap iPhone 5, iPhone 5c, dan iPhone 5s yang sudah tersambung pada perangkat Apple Watch terbaru. Belum ada konfirmasi bagaimana Anda dapat melakukan otentikasi pada perangkat iPhone 5 dan iPhone 5c karena kedua smartphone tersebut belum mempunyai alat pemindai sidik jari – dugaan kami adalah menggunakan passcode standar iPhone Anda.

Baca juga: iPhone 6 dan iPhone 6 Plus mulai dijual 19 September di Singapura, berapa harganya?

Selama ini, aplikasi Passbook yang ada di dalam iPhone Anda mungkin hanya menyimpan tiket perjalanan dan kartu diskon lainnya. Namun, nantinya Passbook ini dapat digunakan untuk menyimpan informasi kartu kredit Anda secara digital. Kartu kredit ini adalah kartu kredit yang sudah tersambung pada akun iTunes Anda sehingga Anda tidak perlu mengatur ulang.

Ketika Anda ingin menambahkan sebuah kartu kredit, Anda hanya perlu mengambil foto kartu kredit tersebut menggunakan kamera iPhone. Jangan khawatir, proses ini akan membutuhkan verifikasi terlebih dahulu dengan pihak bank Anda sehingga orang lain tidak akan dapat dengan mudah menambahkan kartu kredit ke dalam aplikasi Passbook mereka.

Nantinya, semua transaksi yang Anda lakukan akan terbaca sebagai pembelian iTunes. Hal ini selain untuk meminimalisir pencurian data, juga untuk memudahkan Anda memonitor penggunaan melalui akun iTunes Anda.

Beberapa retailer telah bekerjasama dengan Apple dalam menerima pembayaran Apple Pay. Ini merupakan faktor pendukung lainnya yang akan membuat Apple Pay sukses. Berbeda dengan Google Wallet yang mempunyai jumlah kerjasama sedikit, Apple setidaknya sudah mengajak beberapa pemain retailer besar di dunia untuk menggunakan Apple Pay.

Pertanyaan terbesar, apakah Apple Pay aman?

Dapatkah Apple Pay menggantikan kartu kredit Anda?

Kuota baca gratis kamu sudah habis.

Dapatkan ekstra kuota artikel gratis dan akses ke artikel premium pilihan setiap bulannya hanya dengan membuat akun di Tech in Asia Indonesia.

Sudah punya akun? Masuk di sini.

Ingin akses tanpa batas ke semua konten Tech in Asia Indonesia? Berlangganan sekarang.

TIA Writer

T. R. Husada

Rizky adalah seorang tech enthusiast. Ia tersesat di dunia entrepreneurship sebelum akhirnya menemukan hasrat menulis di dunia jurnalistik dan langsung menyukainya.

View all comments

Baca 5 menit sehari untuk update industri startup terkini

Khusus buat kamu yang super sibuk, dapatkan semua informasi terpenting harian seputar industri startup, teknologi, dan profesional - kami kirim langsung ke inbox kamu.